Thursday, January 23, 2020

PERBEDAAN TRADING FOREX DAN TRADING CRYPTOCURRENCY


Cryptocurrency kini makin menjamur di mana-mana. Hal ini menyebabkan masuknya para investor investor baru dari seluruh dunia. Misalnya saja bitcoin yang dirilis tahun 2009 hanya dengan harga yang rendah, kini menjadi aset digital crypto yang paling mahal, karena peminatnya pun sangat banyak.
Untup para trader forex mungkin cryptocurrency menjadi sebuah informasi yang tidak asing lagi, namun bagi peminat yang baru saja memasuki trading makin bingung soal ini. Baru mau belajar untuk trading forex, eh sudah ada suatu istilah baru trading cryptocurrency. Makin bingung soal bedanya? Penulis dalam tulisan ini berusaha untuk menjelaskannya. Semoga bisa membantu para  pembaca.
Perbedaan trading forex dan trading cryptocurrency.
Secara kasat mata sepertinya adanya antara trading forex dan trading cryptocurrency sama saja. Keduanya adalah trading mata uang.
Walau pun kedua trading tersebut berkaitan dengan dengan mata uang, namun sebenarnya ada  antara crypto dan forex  di mana masing-masingnya memberikan pengalaman yang unik bagi trader.
Trading forex sudah lama kita kenal sebelumnya adanya trading cryptocurrency, bahkan sebelum adanya internet seperti sekarang ini. Trading cryptocurrency baru menjadi suatu kegiatan perdagangan akhir-akhir ini. Hal ini menjadi forex trading hingga kini dikenal sebagai kegiatan perdagangan mata uang yang memiliki pasar mata uang terbesar di dunia. Trader mendapat untung dari trading forex dari perbedaan antar pasangan mata uang dan perbedaan nilai tukar. Semakin bernilai suatu mata uang, semakin besar margin keuntungan, juga risikonya loch.
Cryptocurrency adalah mata uang yang sangat baru tetapi mengikuti prinsip yang sama. Perbedaannya adalah bukannya membandingkan mata uang, pasangan cryptocurrency seperti Ethereum dan Bitcoin yang saling dibandingkan.
Perbedaan utama Forex dan Cryptocurrency adalah bahwa pasar forex diatur oleh bank sentral dari setiap mata uang negara. Bank sentral tiap negara mendukung mata uang ini melalui kebijakan mereka dan mengawasi pasar.

Namun, cryptocurrency tidak memiliki bank sentral untuk mendukung mereka juga tidak ada “peraturan untuk mengawasi” mereka. Cryptocurrency sepenuhnya didesentralisasi dan karenanya tidak ada peraturan dari bank atau otoritas untuk mengaturnya. Transaksi digital adalah transaksi yang  terdesentralisasi.@@@ 
Drs. Stefan Sikone, MM., Penulis, Praktisi Trading Forex dan Bisnis Online sejak tahun 2007., kini mengajar Prakarya dan Kewirausahaan di SMA Negeri 1 Tengaran - Kabupaten Semarang-Jawa Tengah.
==============================
MOHON DIPERHATIKAN: Pertimbangkanlah secara matang bila anda akan memulai trading forex. Forex trading memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Anda bisa kehilangan dana dalam jumlah besar bahkan hingga seluruhnya. Kami tidak bertindak atas nama pialang berjangka manapun dalam melakukan trading forex. Artikel-artikel yang kami post dalam blog ini benar-benar merupakan pembelajaran bagi para pembaca sekalian dan/atau peminat trading forex. ========= Artikel terkait forex dapat dibaca di: Pusat Informasi Bisnis Online dan Trading Forex - Sekolah Online - Forex untuk kehidupan - Analisis trading forex

No comments:

Post a Comment